Rabu, 27 Juni 2012

LETAK KANTOR WWW.ONLINESTOREHPA.COM

Letak kantor kami sangat strategis di tengah perkotaan, dekat dengan Kantor TIKI, MEMAKAI SERVER, dan sms gateway, sehingga kami bisa cepat mengecek produk-produk yang akan anda pesan, karena semua sms akan langsung kami respon dengan cepat, cara kerja kami, akurat, cepat dan tepat, anda memesan barang ready, kemudian anda melakukan transfer, setelah kami verifikasi data anda, maka barang yang anda pesan segera dikirim hari itu juga. Barang sampai sekitar 3 sampai dengan 5 hari, masih diwilayah Indonesia.

Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi situs : www.onlinestorehpa.com

Anda butuh informasi : KONTAK PERSON : 085722854531/022-87241070.


OFFICE :

Perluasan Taman Golf Arcamanik Endah
Jl.Arcamanik Endah Kav.9A Bandung Jawa Barat 40293 (Seberang Ruko IV)
Fax : 022 87241069


CALL SUPPORT ( NO SMS CALL ONLY) :
022 87241070 (Fixed Line Telkom)
022-9275-4393 (Esia)
0857-9465-0195 (Indosat)

Minggu, 17 Juni 2012

Andrographis Centella

Andrographis Centella 

andrographis Centella ini adalah obat antibiotik yang di buat oleh bahan-bahan alami, yang sangat teruji klinis, dan sangat hegienis pembuatannya, dan tidak di campur oleh bahan-bahan kimia lainnya, sangat bagus untuk menjaga imunitas/kekebalan terhada penyakit, dan sebaiknya di gunakan berdasarkan petunjuk atau aturan pemakaiannya, dan sebaiknya anda konsultasikan terlebih dahlu oleh Dokter atau Herbalis yang sudah berpengalaman, jika pemakaian secara berlebihan maka hasilnyapun tidak akan baik.

Andrographis Centella mengandung EKSTRAK sambiloto (andrographis paniculata), ekstrak Ilalang (imperata cylindrica) dan ekstrak pegagan (centella asiatica). Andrographis Centella berperan sebagai pelindung lever (hepato-protector) terbaik. Ia pun bermanfaat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan panas (karena bersifat diuretic), analgesik alami (penghilang rasa nyeri) dan antibiotik alami. Selama mengkonsumsi herbal ini sangat disarankan memperbanyak minum air putih. Dosis 3x2 kapsul sehari. 

Info jelasnya anda bisa kunjungi situs : www.onlinestorehpa.com


ANTIBIOTIK YANG BERLEBIHAN

Antibiotik yang di berikan secara berlebihan bisa menimbulakan efek samping antara lain :

1. Gigi menjadi kuning

2. Lama berfikir

3. Anak menjadi hiperaktif

4. Sering murung


5. Sering marah-marah

6. Mudah lemas

7. Mata tidak cerah.

8. Urat nadi kelihatan hijau kebiru-biruan.

9. Rambut Rontok.

info jelasnya silahkan kunjungi : www.onlinestorehpa.com

Penyakit-Penyakit Yang Selalu Harus Di Beri Antibiotik

Kita sering menjumpai dari berbagai macam penyakit yang mungkin kita pernah merasakannya langsung ketika kita sakit, kemudian kita berobat pasti kita selalu di berikan obat antibiotik, dan kitapun tidak begitu memahami antibiotik itu sendiri, terkadang karena awamnya kita dalam ilmu kedokteran kitapun terkadang langsung memberi obat di warungan, tanpa resep Dokter bahkan kita cari-cari obat menurut sumber yang belum kita ketahui dengan jelas.

Contoh Penyakit yang harus di beri obat antibiotik
1. Sakit Panas
2. Sakit Gigi
3. Sakit Diare
4. Sakit Kejang-kejang
5. Sakit Diabetes
6. Sakit Sendi
7. Sakit Tulang
8. Sakit Disentri
9. Sakit ketika akan melahirkan
10 Sakit Kepala.
11. DLL

Masih banyak lagi yang akan di berikan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, yang memanfaatkan kondisi, karena sayapun mengalami hal semacam itu, ketika anak saya sakit panas, kemudian saya bawa ke dokter, Dokterpun memberikan obat anti biotik yang harus di habiskan, karena jika tidak dihabiskan akan di tambahkan dosisnya menurut Dokter Spesilis Anak, akhirnya kami menurut saja, namun beberapa hari kemudian anak kami sudah sembuh dari sakit panasnya, dan obat antibiotiknya belum habis apa yang kita lakukan, pasti kita berfikiran untuk segera membuangnya, karena buat apa jika anak sudah sembuh kemudian kita berikan obat terus, dan kitapun tidak mengetahui takaran atau dosis yang di berikan oleh Dokter.

Kita hanya bisa pasrah bukan, tapi setelah itu saya hentikan pemberian obat, dan pemberian obat harus sesuai aturan dan resep Dokter atau para Herbalis, tidak sembarangan membelinya, karena sangat membahayakan tubuh kita.

Mulailah dari sekarang kita jaga tubuh dan badan yang telah diciptakan oleh Allah SWT, dengan secara alami dan tradisional, agar tubuh kita tidak banyak racun yang terkandungnya, Jika demam sebaiknya kita berikan saja madu, atau bisa di kompres, jangan panik, atau obat-obat tradisional yang sudah jelas, tidak salah memberikan, disini kami akan berbagi pengalaman karena semua pasti akan berobat secara alami (Back To Nature), itulah tepatnya istilah sekarang. Anda bisa berkonsultasi oleh pakar-pakar herbalis untuk pemakaian obat andrographis centella, obat ini sejenis anti biotik, namun terbuat dari tumbuh-tumbuhan, tidak menggunakan bahan kimia.

Info jelasnya silahkan kunjungi http://www.onlinestorehpa.com/detil-produk-hpa.php?user=andrographis-centellawww.onlinestorehpa.com


Demam Tak Selalu Butuh Antibiotik

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengetahuan masyarakat tentang infeksi masih sangat terbatas. Sebagian masyarakat masih beranggapan, apabila tubuh demam itu pasti karena adanya infeksi dan membutuhkan antibiotik. Padahal sebenarnya tidak selalu demikian karena demam merupakan salah satu gejala dan merupakan reaksi tubuh biasa.
Menurut farmakolog dari Universitas Indonesia, dr Zunilda S Butami, MS, SpFK, tubuh memiliki kemampuan untuk bereaksi terhadap adanya gangguan. Reaksinya bisa sangat beragam, dan tidak serta-merta menunjukkan adanya suatu infeksi.
Dalam literatur medis disebutkan bahwa selain infeksi, tubuh juga dapat mengalami peradangan atau inflamasi sebagai reaksi terhadap alergen (zat asing), iritasi fisik, ataupun kimia, luka, dan juga infeksi.
Infeksi merupakan istilah yang digunakan ketika masuknya mikroorganisme seperti virus, bakteri, dan jamur ke dalam tubuh. Infeksi tidak sama dengan inflamasi. Saat terjadi infeksi pasti timbul peradangan, tetapi kalau peradangan, belum tentu akibat infeksi.
Salah satu cara untuk memastikannya adalah observasi yang dilakukan oleh dokter. Dokter biasanya akan memberikan obat antiradang untuk inflamasi, sedangkan infeksi diobati dengan antibiotik (untuk bakteri). Pada kasus anak batuk pilek, misalnya, mungkin hanya terjadi peradangan di daerah tenggorokan akibat iritasi, jadi tak setiap radang membutuhkan antibiotik.
Menurut Zunilda, sebagian besar masalah kesehatan yang ada di masyarakat sebenarnya dapat diatasi sendiri. Namun, masyarakat juga perlu untuk dicerdaskan melalui edukasi yang tepat.
"Pengetahuan pasien dan masyarakat pada penyakit yang paling sering seperti diare dan demam, bisa berhenti sendiri tanpa harus pakai antibiotik. Flu sudah jelas virus, nggak perlu antibiotik. Flu tujuh hari juga enggak apa-apa, tidak usah pakai antibiotik," kata Zunilda, saat ditemui dalam seminar dan diskusi panel  "Resistensi Mikroba: Mengapa dan Apa yang Harus Kita Lakukan?" di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) belum lama ini.
Penggunaan antibiotik secara tidak rasional di masyarakat, lanjutnya, hanya akan menimbulkan resistensi kuman. Apabila hal ini tidak ditangani secara cepat dan tepat, dapat berakibat buruk dan menimbulkan beban yang lebih besar.
Zunilda menambahkan, banyak dokter yang tidak yakin terhadap hasil diagnosisnya sendiri. Seperti dalam kasus demam berdarah yang pasien biasanya akan mengalami kekurangan cairan dan yang dibutuhkan adalah infus, bukan antibiotik.
"Apakah diperlukan antibiotik? Ada infeksi kuman di mana? Saya menduga dia (dokter) tidak yakin dengan diagnosisnya. Dia tidak banyak membaca. Kalau banyak membaca, dia tahu bahwa sebagian besar anak dan dewasa demam 2-3 hari itu infeksi virus," tutupnya.

Sumber : http://health.kompas.com/read/2011/06/13/11122651/Demam.Tak.Selalu.Butuh.Antibiotik

Antibiotik dan Kekebalan Tubuh Anak

Kompas.com - Ulasan mengenai pentingnya penggunaan antibiotik secara rasional untuk anak sudah sering dibahas. Tetapi efek samping yang baru diketahui hanyalah sebatas efek resistensi kuman. Padahal, penggunaan antibiotik secara berlebihan dapat memicu timbulnya penyakit kronik.
"Penggunaan antibiotik yang tidak rasional diduga menjadi pemicu banyaknya kasus penyakit obesitas, diabetes tipe 1, alergi dan asma, yang kini jumlahnya naik dua kali lipat," kata Martin Blaser, profesor mikrobiologi dari New York University Langone Medical Center, AS.
Manusia juga sering disebut meta-organisme, karena banyaknya jumlah dan volume mikroba yang hidup dalam tubuh kita. Mereka hidup di usus, kulit, bahkan pusar.
Penelitian menunjukkan mikroba tersebut banyak yang memberi manfaat kesehatan, misalnya membantu tubuh mendapatkan vitamin K, energi, dan mencegah timbulnya penyakit autoimun.
Sementara itu antibiotik yang berasal dari kata anti dan bios (hidup, kehidupan), berarti suatu zat yang bisa membunuh dan melemahkan suatu makhluk hidup, yakni mikro-organisme seperti bakteri, parasit, atau jamur. Namun ia tidak membunuh virus.
Antibiotik memang obat ajaib dan ia telah berjasa meningkatkan usia harapan hidup manusia. Sayangnya dokter kerap dengan mudahnya meresepkan antibiotik, termasuk untuk penyakit-penyakit yang disebabkan oleh virus.
Blasser yang puluhan tahun meneliti bakteri menemukan, penggunaan antibiotik yang tidak rasional memberi dampak lebih besar tapi kurang disadari, yakni mengubah komunitas mikroba dalam tubuh.
Dugaan itu diperkuat oleh penelitian tahun 2010 yang menemukan antiotik menyebabkan perubahan populasi mikroba di usus secara drastis dan tidak akan pernah bisa kembali menjadi normal. Riset lain menunjukkan antibiotik menyebabkan timbulnya bakteri super dalam tubuh yang bisa bertahan sampai 3 tahun.
Menurut Blesser, di abad 21 ini, bakteri yang selama ini sudah hidup di usus manusia ribuan tahun lalu kini jumlahnya kurang dari 6 persen. Penelitian itu dilakukan pada anak-anak di negara maju seperti AS, Swedia dan Jerman.
Penelitian menunjukkan penggunaan amoxilin, bisa menghilangkan 20-50 persen bakteri H.pylori. Efeknya, kanker usus kini jarang ditemukan. Tetapi penyakit seperti kanker esofagus dan refluks meningkat drastis.
"Hal itu ada kaitannya dengan berkurangnya bakteri H.pylori yang sebenarnya melindungi esofagus. Terganggunya keseimbangan bakteri ini juga menyebabkan seseorang lebih mudah terkena asma dan alergi," katanya.
Wanita yang lahir di tahun 1940-an populasi bakteri di tubuhnya masih normal karena pada saat itu baru dikenal dua jenis antibiotik. Jika mereka punya anak perempuan, kemungkinan jumlah bakteri baiknya sedikit berkurang, namun pada cucu dan cicitnya, jumlahnya semakin berkurang lagi.
"Setiap generasi memiliki jumlah bakteri yang makin sedikit. Saya tidak menyarankan agar bersikap anti pada antibiotik tetapi dokter seharusnya bersikap bijaksana dengan melihat manfaat dan kerugian dari peresepan antibiotik," katanya.

Sumber : http://health.kompas.com/read/2011/08/27/10084276/Antibiotik.dan.Kekebalan.Tubuh.Anak

Penyakit Yang Harus Menggunakan Antibiotik

JAKARTA, KOMPAS - Kecerobohan dokter umum ataupun petugas kesehatan dalam memberikan antibiotik untuk mengobati berbagai penyakit infeksi membuat banyak penderita pneumonia mengalami kebal antibiotik.
Bahkan, pada sejumlah kasus di Indonesia, kekebalan sudah mencapai tahap akhir sehingga tak ada lagi obat yang dapat digunakan untuk menyembuhkan.
Guru Besar Paru dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Hadiarto Mangunnegoro di Jakarta, Sabtu (12/11/2011), menegaskan, tidak semua penyakit yang ditimbulkan oleh kuman membutuhkan antibiotik untuk pengobatannya.
Pemberian antibiotik harus memperhitungkan riwayat penyakit yang dialami pasien sebelumnya. Konsumsi antibiotik pasien juga harus diperhatikan, seperti jenis, dosis, dan masa pemberian antibiotik. Antibiotik harus diberikan berdasarkan uji laboratorium yang lengkap.
”Banyak antibiotik diberikan hanya berdasarkan pengalaman sehingga sering kali antibiotik yang diberikan tak cocok dengan jenis kumannya,” kata Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia M Arifin Nawas.
Pemberian antibiotik secara asal-asalan itu banyak dilakukan dokter umum. Akibatnya, ketika penyakit semakin parah dan ditangani dokter spesialis, kekebalan antibiotik sudah terjadi sehingga menjadi sulit ditangani.
Kondisi itu diperparah dengan buruknya pemahaman masyarakat dalam mengonsumsi antibiotik. Mereka sering kali tidak mengonsumsinya hingga tuntas karena merasa kondisi tubuh sudah membaik. Selain itu, buruknya pengawasan penjualan antibiotik juga membuat masyarakat bebas membeli antibiotik.
Martahan Sitorus dari Subdirektorat Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut, Kementerian Kesehatan, mengakui rendahnya kemampuan dokter, khususnya yang bertugas di puskesmas, dalam mematuhi aturan pemberian antibiotik.
Sejumlah tenaga kesehatan sudah mendapat pelatihan penggunaan antibiotik. Namun, karena kendali tenaga kesehatan ada pada pemerintah daerah, banyak tenaga kesehatan yang sudah dilatih dipindahkan posisinya hingga manfaat pelatihan tak optimal.
Penyebab kematian utama Pneumonia adalah salah satu jenis radang paru yang bisa disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Karena penyebabnya kuman, pengobatan utama harus menggunakan antibiotik. Gejala penyakit ini mirip dengan influenza biasa, seperti demam, sakit kepala, batuk, nyeri dada, hingga sakit pada otot.
Penyakit ini banyak diderita anak berusia di bawah lima tahun (balita) dan para lansia. Pneumonia juga banyak menjadi penyakit penyerta penderita penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker.
Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan, Tjandra Yoga Aditama mengatakan, pneumonia merupakan penyebab kematian 13,2 persen anak balita dan 12,7 persen anak di Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia 2010 menempatkan pneumonia sebagai penyebab kematian tertinggi pasien rawat inap di rumah sakit sebesar 7,60 persen, jauh lebih tinggi daripada kematian akibat cedera.
Menurut Hadiarto, meningkatnya angka harapan hidup masyarakat Indonesia dan perkembangan penyakit non-infeksi yang mulai banyak menyerang kelompok usia produktif membuat jumlah penderita pneumonia terus membengkak. Banyaknya kelompok orang dewasa yang menderita pneumonia membuat beban ekonomi yang harus ditanggung tinggi.
”Jika antibiotik diberikan secara tepat, sesuai dosis, jenis, dan pola kuman di setiap daerah, pneumonia tanpa komplikasi dapat sembuh hanya dalam waktu 5-7 hari,” ujarnya.
Sesudah tiga hari pasca-pemberian antibiotik, dokter harus melihat respons antibiotik yang diberikan. Jika sesuai, pemberian antibiotik tinggal dituntaskan dua hingga lima hari berikutnya.

Sumber :http://health.kompas.com/read/2011/11/14/05535872/Batasi.Penggunaan.Antibiotik

Andrographis Centella Bermanfaat

Andrographis Centella Bermanfaat bermanfaat meningkatkan  :

1.  Sistem kekebalan tubuh.

2.  Menurunkan panas (karena bersifat diuretic).

3.  Analgesik alami (penghilang rasa nyeri).

4.  Sebagai pengganti antibiotik alami.

Info jelasnya anda bisa menghubungi situs : www.onlinestorehpa.com

KONTAK PERSON : 022-8741070/085722854531

Sabtu, 16 Juni 2012

ALAMAT SITUS

www.onlinestorehpa.com

Andrographis Centella

Penjelasan singkat mengenai produk Andrographis Centella :
Andrographis Centella mengandung EKSTRAK sambiloto (andrographis paniculata), ekstrak Ilalang (imperata cylindrica) dan ekstrak pegagan (centella asiatica). Andrographis Centella berperan sebagai pelindung lever (hepato-protector) terbaik. Ia pun bermanfaat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan panas (karena bersifat diuretic), analgesik alami (penghilang rasa nyeri) dan antibiotik alami.

Selama mengkonsumsi herbal ini sangat disarankan memperbanyak minum air putih. Dosis 3x2 kapsul sehari.
PRODUK READY
Untuk info lebih jalas : www.onlinestorehpa.com

TANAMAN YANG DI GUNAKAN ANDROGRAPHIS CENTELLA

PEGAGAN

Manfaat Utama Dari Tumbuhan Pegagan :


1. Meningkatkan daya ingat, kecerdasan dan konsentrasi
2. Membangkitkan fungsi sistem saraf pada otak manusia
3. Membantu pemyembuhan penyakit TBC
4. Menghambat produlsi jaringan bekas luka yang berlebihan
5. Sebagai Anti Lepra
6. Dari unsur – unsur kimia yang dimilki pegagan, dapat meberikan efek menenangkan, anticemas, dan anti stress.
7. Memperbaiki sel – sel kulit mati, merangsang pertumbuhan kuku, rambut dan jaringan ikat.
8. Menghilangkan rasa nyeri pada persendian
9. Melancarkan peredaran darah
10. Mengobati Wasir dsb.
Bagian yang digunakan :
Bagian yang digunakan adalah herba (seluruh bagian tanaman kecuali akar).
SUMBER DARI : http://pegagan.org/manfaat-daun-pegagan

info lanjut silahkan kunjungi www.onlinestorehpa.com

TANAMAN YANG DI GUNAKAN ANDROGRAPHIS CENTELLA

ILALANG


alang2
Nama Umum : Alang-Alang, Ilalang
Nama Ilmiah : Imperata cylindrica
Familia : Poaceae /Gramineae

Diskripsi tumbuhan

Tumbuhan alang-alang atau ilalang lebih banyak kita kenal sebagai tumbuhan pengganggu atau gulma, namun ternyata banyak manfaatnya, asal tahu cara mengolahnya
Selama ini Masyarakat yang risih dengan ilalang biasanya membakar tanaman dan rerimbunan lain, atau membabatnya habis. Tetapi jika akarnya masih tertancap kuat di dalam tanah, upaya ini sebenarnya sia-sia. Ia akan tumbuh lagi dan meninggi.
Menurut Profesor Hembing, ahli pengobatan tradisional dan akupunktur, berkhasiat sebagai obat untuk berbagai gangguan kesehatan, seperti: batu ginjal, infeksi ginjal, kencing batu, batu empedu, buang air kecil tidak lancar atau terus-menerus, air kemih mengandung darah, prostat, keputihan, batuk rejan, batuk darah, mimisan, pendarahan pada wanita, demam, campak, radang hati, hepatitis, tekanan darah tinggi, urat saraf melemah, asma, radang paru-paru, jantung koroner, gangguan pencernaan, diare, dll.
KANDUNGAN KIMIA :
Hasil penelitian tentang tanaman ini menyebutkan bahwa ada kandungan manitol, glukosa, sakharosa, malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cylindrin, fernenol, simiarenol, anemonin, asam kersik, damar, dan logam alkali. Dengan kandungan-kandungan itu, alang-alang bersifat antipiretik (menurunkan panas), diuretik (meluruhkan kemih), hemostatik (menghentikan pendarahan), dan menghilangkan haus.
Bikin Adem
Pengobatan Cina tradisional menyebutkan, alang-alang memiliki sifat manis dan sejuk. Efek pengobatan tanaman ini memasuki meridian paru-paru, lambung, dan usus kecil. Dengan sifat diuretik yang melancarkan air kencing, alangalang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit radang ginjal akut dan obat batuk.
Bagian tanaman alang-alang yang bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional adalah rimpang, baik yang segar maupun yang telah dikeringkan. Bahan alang-alang ini bisa diperoleh di toko obat Cina. Kini bahkan sudah tersedia minuman alang-alang instan yang berkhasiat menghilangkan panas dalam. Minuman instan ini bisa diperoleh di toko jamu atau toko obat Cina.
Sifat diuretik yang mengeluarkan cairan tubuh tak berguna ini juga berguna untuk mengontrol tekanan darah yang cenderung tinggi. Sifat hemostatik yang bisa menghentikan pendarahan pada alang-alang dapat juga dimanfaatkan untuk mengatasi mimisan dan pendarahan di dalam.
Herba ini di dalam tubuh akan menyusup ke dalam organ paru-paru, lambung, dan usus kecil. Maka diingatkan oleh Dr. Setiawan, ramuan alang-alang sebaiknya tidak diberikan kepada mereka yang fungsi lambungnya lemah dan sering buang air kecil.
Mudah tumbuh disembarang tempat

Ilalang adalah tanaman yang sering dijumpai di lahan pertanian atau tegalan hingga ketinggian 2.000 meter dari permukaan laut (dpl). Perkembangannya sangat cepat, karena daya produksinya – baik secara generatif maupun vegetatif – amat efisien.
khasiat obat. Antara lain untuk mengobati penyakit darah tinggi, gangguan prostat, hingga mengatasi lemah syahwat (impotensi). Kesadaran masyarakat yang makin tinggi terhadap obat herbal yang aman dan tidak berefek samping membuat permintaan akar tanaman ilalang terus meningkat.
Ardhi 2010; dari beberapa sumber :
http://digilib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jbptitbpp-gdl-titiwiraha-28896&q=imperata%20cylindrica
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/06/15/67914/Wedang.Alang.alang.

TANAMAN YANG DI GUNAKAN ANDROGRAPHIS CENTELLA

Sambiloto

 Manfaat duan sambiloto dapat mengatasi :

1.  Hepatitis, infeksi saluran empedu
2.  Disentri basiler
3.  Tifoid
4.  Diare
5.  Influenza
6.  Radang amandel (tonsilitis)
7.  ABses paru
8.  Radang paru (pneumonia)
9.  Radang saluran napas (bronkhitis)
10 Raradang ginjal akut (pielonefritis akut)
11.Radang telinga tengah (OMA)
12.Radang usus buntu
13.Sakit gigi
14. Demam malaria
15. Kencing nanah (gonore)
16. Kencing manis (DM)
17. TB paru
18. Skrofuloderma
19. Batuk rejan (pertusis)
20. Sesak napas (asma)
21. Darah tinggi (hipertensi)
22. Kusta (morbus hansen = lepra)
23. Leptospirosis
24. Keracunan jamur, singkong, tempe bongkrek, makanan laut, kanker: penyakit trofoblas seperti kehamilan anggur (mola hidatidosa) dan penyakit trofoblas ganas (tumor trofoblas), serta tumor paru.

info lebih jelasnya silahkan kunjungi situs : www.onlinestorehpa.com

Kandungan yang di gunakan Andrographis Centella

www.onlinestorehpa.comAndrographis Centella mengandung EKSTRAK : Tumbuhan sambiloto (andrographis paniculata), ekstrak Ilalang (imperata cylindrica) dan ekstrak pegagan (centella asiatica). sangat alami, tidak tercampur oleh bahan kimia lainnya, terbuat dari tumbuhan-tumbuhan.

Untuk info lebih jelasnya anda bisa hubungi situs kami :http://www.onlinestorehpa.com/detil-produk-hpa.php?user=andrographis-centella

Andrographis Centella

Penjelasan singkat mengenai produk Andrographis Centella :
Andrographis Centella, terbuat dari tanaman yang di dalamnya mengandung EKSTRAK diantararnya : sambiloto (andrographis paniculata), ekstrak Ilalang (imperata cylindrica) dan ekstrak pegagan (centella asiatica). Andrographis Centella berperan sebagai pelindung lever (hepato-protector) terbaik. Ia pun bermanfaat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan panas (karena bersifat diuretic), analgesik alami (penghilang rasa nyeri) dan antibiotik alami. Sangat alami karena terbuat dari bahan-bahan alami tidak mengandung efek samping.

Selama mengkonsumsi herbal ini sangat disarankan memperbanyak minum air putih. Dosis 3x2 kapsul sehari.  Info jelas anda bisa menghubungi situs kami :

OFFICE :

Perluasan Taman Golf Arcamanik Endah
Jl.Arcamanik Endah Kav.9A Bandung Jawa Barat 40293 (Seberang Ruko IV)
Fax : 022 87241069

CALL SUPPORT ( NO SMS CALL ONLY) :
022 87241070 (Fixed Line Telkom)
022-9275-4393 (Esia)
0857-9465-0195 (Indosat)